Bandung – Kamar Dagang dan Industri Jawa Barat (Kadin Jabar) menegaskan posisi hukumnya sebagai organisasi yang sah dan legitimate setelah menerima pengakuan resmi dari pengurus pusat. Kepastian legalitas ini menjadi landasan kuat bagi Kadin Jabar untuk menertibkan penggunaan nama dan atribut organisasi yang dinilai disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Di bawah kepemimpinan Almer Faiq Rusydi, Kadin Jabar menyatakan siap mengambil langkah tegas, termasuk jalur hukum, terhadap siapa pun yang menggunakan atribut organisasi tanpa izin resmi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas serta marwah organisasi di tengah dinamika internal dan eksternal dunia usaha di Jawa Barat.
Wakil Ketua Umum Bidang Hukum Kadin Jabar, Akhmad Hidayatullah, menegaskan bahwa legalitas organisasi saat ini telah memiliki kekuatan konstitusional yang jelas.
“Kami telah sah secara konstitusi dan legitimate untuk menjalankan roda organisasi ke depan. Oleh karena itu, setiap penggunaan nama dan logo tanpa izin akan kami tindak secara hukum,” tegasnya.
Legalitas tersebut merujuk pada Surat Keputusan resmi dari Kadin Indonesia yang menetapkan kepengurusan Kadin Jawa Barat masa bakti 2025–2030. Dengan dasar ini, organisasi memiliki kewenangan penuh dalam menjalankan program, termasuk konsolidasi kepengurusan di tingkat kabupaten/kota serta pelaksanaan musyawarah daerah.
Sebagai langkah strategis awal, Kadin Jabar juga akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) guna menyusun arah kebijakan organisasi yang selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, sosialisasi terkait legalitas organisasi akan dilakukan secara masif kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga pelaku usaha. Upaya ini bertujuan memastikan tidak ada lagi pihak yang mengklaim atau menggunakan atribut Kadin secara ilegal.
Dengan sikap tegas tersebut, Kadin Jabar menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas organisasi sekaligus menciptakan iklim usaha yang profesional, transparan, dan berdaya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.


