SERANG — Sehat tidak selalu harus menunggu tubuh memberikan tanda-tanda sakit. Justru dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, berbagai risiko penyakit dapat dikenali dan ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Pesan itulah yang digaungkan melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Bersama Gubernur Banten yang digelar di GOR Barokah Cikande, Kabupaten Serang, Kamis, 10 September 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini. Program CKG merupakan program nasional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dirancang untuk mendeteksi faktor risiko, kondisi pra-penyakit, hingga penyakit sejak tahap awal pada berbagai kelompok usia.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Cek Kesehatan Gratis menjadi momentum untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, kita dapat melakukan langkah pencegahan dan penanganan lebih cepat,” ujar Ati Pramudji Hastuti.

Menurutnya, kesehatan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Masyarakat yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara produktif. Karena itu, peningkatan kesadaran terhadap kesehatan perlu dibangun tidak hanya ketika seseorang mengalami keluhan, tetapi juga melalui pemeriksaan secara berkala.

Program CKG sendiri menyasar masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak-anak dan remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan perlu dimulai sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan sepanjang siklus kehidupan.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat memperoleh berbagai pemeriksaan kesehatan sesuai kelompok usia dan kebutuhan, antara lain pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kesehatan gigi, serta skrining terhadap sejumlah penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

“Setiap kelompok usia memiliki kebutuhan pemeriksaan yang berbeda. Karena itu, CKG menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat mendapatkan kesempatan mengenali kondisi kesehatannya sesuai dengan tahapan usia masing-masing,” jelas Ati.

Kegiatan di GOR Barokah Cikande juga menjadi momentum untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah terus mendorong agar layanan kesehatan dapat diakses secara lebih luas melalui berbagai fasilitas yang tersedia, termasuk Puskesmas, Posyandu, sekolah dalam pelaksanaan CKG Sekolah, maupun fasilitas dan komunitas yang menjadi bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat.

Bagi masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis bukan hanya kesempatan untuk mengetahui angka tekanan darah atau kadar gula dalam tubuh. Lebih dari itu, CKG dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya pola hidup sehat, aktivitas fisik, konsumsi makanan bergizi, menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta melakukan pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan faktor risiko tertentu.

“Yang paling penting adalah membangun kebiasaan. Pemeriksaan kesehatan hendaknya tidak dilakukan hanya ketika muncul keluhan. Masyarakat perlu menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup dan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri maupun keluarga,” tutur Ati.

Pelaksanaan CKG di berbagai wilayah Provinsi Banten diharapkan dapat memperkuat pemerataan akses pelayanan kesehatan. Semakin dekat layanan dengan masyarakat, semakin besar pula peluang masyarakat untuk memanfaatkannya dan mengetahui kondisi kesehatan mereka secara lebih cepat.

Kehadiran CKG juga menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah menyediakan layanan dan fasilitas, sementara masyarakat memiliki peran penting dengan memanfaatkannya, menjaga pola hidup sehat, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis Bersama Gubernur Banten di Cikande, semangat tersebut kembali ditegaskan: lebih baik mengetahui kondisi kesehatan lebih awal daripada menunggu penyakit berkembang.

Karena itu, masyarakat Banten diajak untuk tidak ragu memanfaatkan layanan CKG yang tersedia. Kenali kondisi tubuh, temukan faktor risiko sejak dini, lakukan pencegahan, dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ditemukan keluhan atau hasil pemeriksaan yang memerlukan tindak lanjut.

Sehat dimulai dari kepedulian. Jangan menunggu sakit. Mari cek kesehatan secara rutin dan bersama-sama wujudkan masyarakat Banten yang semakin sehat dan berkualitas. (Advertorial)