TANGERANG — Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melakukan penanganan cepat terhadap sejumlah penutup lubang utilitas atau manhole yang mengalami kerusakan di beberapa ruas jalan kabupaten. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pengendara sekaligus memastikan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Kerusakan manhole di badan jalan dinilai perlu segera ditangani karena berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Karena itu, DBMSDA Kabupaten Tangerang melalui Seksi Pengendalian dan Pemanfaatan Jalan dan Jembatan langsung melakukan perbaikan di sejumlah titik yang membutuhkan penanganan.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran perbaikan di antaranya Ruas Jalan Rajeg–Tanjakan, Ruas Jalan Rajeg–Pasar Kemis, serta Ruas Jalan Munjul–Tigaraksa. Ruas-ruas tersebut merupakan jalur yang cukup aktif dilalui masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pekerjaan, maupun mobilitas harian lainnya.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah Efendi, mengatakan bahwa penanganan kerusakan fasilitas jalan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami tidak ingin kerusakan kecil pada fasilitas jalan dibiarkan hingga menimbulkan risiko bagi masyarakat. Karena itu, setiap laporan maupun temuan di lapangan akan segera kami tindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan penanganannya,” ujar Iwan.
Selain melakukan perbaikan secara langsung, DBMSDA Kabupaten Tangerang juga memberikan teguran kepada pihak vendor atau pengelola utilitas terkait. Teguran tersebut diberikan agar pengelola utilitas lebih bertanggung jawab dalam melakukan pengawasan, perawatan, serta pemeliharaan terhadap fasilitas yang berada di ruang jalan kabupaten.
Menurut DBMSDA, keberadaan fasilitas utilitas di badan jalan harus dikelola secara tertib dan aman. Apabila tidak dilakukan pemeliharaan secara berkala, fasilitas tersebut dapat menimbulkan risiko bagi masyarakat dan mengganggu kualitas pelayanan infrastruktur jalan.
Melalui langkah ini, DBMSDA Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa pemeliharaan jalan tidak hanya berfokus pada kondisi permukaan jalan, tetapi juga mencakup seluruh elemen pendukung yang berada di area jalan. Hal tersebut penting agar infrastruktur yang digunakan masyarakat tetap layak, aman, dan mendukung kelancaran mobilitas.
DBMSDA Kabupaten Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara serta ikut melaporkan apabila menemukan kerusakan jalan, saluran, maupun fasilitas utilitas yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Dengan adanya penanganan cepat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kualitas infrastruktur jalan terus meningkat dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Advertorial)


