Scroll Untuk Lanjut Membaca

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan anggaran sekitar Rp7,4 triliun untuk membangun 25.606 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra hingga tahun 2027.

 

Program pembangunan tersebut mencakup tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari keseluruhan target, Aceh memperoleh porsi pembangunan terbesar dengan 20.647 unit hunian sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana.

 

Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP, Teddy Paul H. Siagian, mengatakan percepatan pembangunan hunian tetap merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana memperoleh tempat tinggal yang layak sekaligus mendukung proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak.

 

Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 7.952 unit hunian tetap dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp2,339 triliun. Rinciannya meliputi 6.220 unit di Aceh dengan anggaran Rp1,819 triliun, 919 unit di Sumatera Utara senilai Rp299,38 miliar, dan 813 unit di Sumatera Barat dengan anggaran Rp220,51 miliar.

 

Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2027, pemerintah akan melanjutkan pembangunan 17.654 unit hunian tetap dengan alokasi dana Rp5,067 triliun. Sebanyak 14.427 unit akan dibangun di Aceh, 2.788 unit di Sumatera Utara, dan 439 unit di Sumatera Barat.

 

Kementerian PKP menargetkan seluruh pembangunan hunian tetap pascabencana di tiga provinsi tersebut selesai pada 2027. Dengan rampungnya program itu, pemerintah tidak lagi mengalokasikan pembangunan maupun anggaran untuk program serupa di wilayah tersebut pada Tahun Anggaran 2028.

 

Pemerintah berharap penyediaan hunian tetap ini tidak hanya memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat terdampak, tetapi juga mempercepat pemulihan kawasan, memperkuat ketahanan permukiman terhadap bencana, serta mendorong pembangunan perumahan yang lebih aman, berkualitas, dan berkelanjutan di masa mendatang.