Pemerintah mulai mempersiapkan Bali sebagai pusat keuangan internasional atau International Financial Center (IFC) guna memperkuat daya saing ekonomi nasional dan menarik investasi global.
Rencana tersebut ditandai dengan percepatan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang diproyeksikan menjadi salah satu lokasi strategis pengembangan pusat keuangan internasional di Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah saat ini tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK sektor keuangan di Bali.
“Jadi apa yang KEK Kura Kura Bali bisa tawarkan untuk lokasi IFC? Nanti agar dibicarakan langsung dengan Danantara,” ujar Airlangga saat meninjau kawasan tersebut bersama sejumlah pejabat pemerintah.
Menurutnya, KEK sektor keuangan di Bali dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan internasional, mulai dari sistem pengelolaan hingga fasilitas penunjang yang mampu menarik investor global.
Pengembangan kawasan tersebut juga diarahkan untuk menjadi pusat investasi, pengelolaan dana, hingga layanan keuangan internasional seperti family office, pengelolaan dana pensiun, dan sovereign wealth fund.
Dalam kunjungan itu, Airlangga didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, serta Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria.
Pemerintah menilai Bali memiliki daya tarik kuat sebagai lokasi pusat keuangan internasional karena didukung infrastruktur pariwisata, konektivitas global, serta potensi pengembangan ekonomi kreatif dan investasi berkelanjutan.
Selain pengembangan pusat keuangan, KEK Kura Kura Bali juga disiapkan sebagai kawasan terpadu berbasis inovasi melalui konsep knowledge district. Kawasan tersebut akan mengintegrasikan pendidikan, riset, kewirausahaan, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai motor ekonomi baru.
Pengelola kawasan, PT Bali Turtle Island Development (BTID), menyatakan kesiapan mendukung pembentukan pusat keuangan internasional melalui pembangunan infrastruktur fisik, kelembagaan, dan kemitraan global.
Pemerintah berharap pengembangan KEK sektor keuangan di Bali dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi dan investasi global di tengah perubahan geopolitik internasional.


