Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, meminta jamaah calon haji asal Papua untuk turut mendoakan kemajuan daerah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pesan tersebut disampaikan saat pelepasan jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Jayapura, Sabtu (2/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Aryoko mengatakan kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan mulia yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, para jamaah diminta menjalankan ibadah dengan penuh rasa syukur, keikhlasan, serta menjaga nama baik Papua selama berada di Arab Saudi.

“Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi tamu Allah. Ini adalah panggilan mulia, sehingga harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aryoko juga berharap para jamaah dapat mendoakan pemerintah dan masyarakat Papua agar pembangunan di daerah berjalan lancar serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua terus memberikan dukungan terhadap pelayanan ibadah haji, mulai dari persiapan keberangkatan hingga kepulangan jamaah ke tanah air. Pemerintah juga memastikan seluruh proses administrasi dan fasilitas pendukung bagi jamaah telah dipersiapkan dengan baik.

Sebanyak 840 calon jamaah haji asal Papua dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci melalui Embarkasi Makassar. Para jamaah dibagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 27, 29, dan 31.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua, Musa Narwawan, mengatakan seluruh persiapan keberangkatan jamaah telah dilakukan secara maksimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak embarkasi.

Menurut Musa, kuota jamaah haji Papua tahun ini sebenarnya lebih besar, namun sebagian calon jamaah memilih menunda keberangkatan.

Pelepasan jamaah calon haji tersebut turut ditandai dengan penyerahan bendera pataka dan pemasangan rompi kepada ketua rombongan jamaah sebagai simbol kesiapan keberangkatan menuju Tanah Suci.